Islam Adalah Agama yang Mudah dan Luhur (Tadabbur Al-Qur’an)

Oleh: Muhammad Abduh Al-Banjary

TADABBUR AL-QUR’AN
(Surah Al-Maaidah, Ayat 6)

Ikhwah fillah, mari kita perhatikan surah Al-Maaidah ayat 6. Bagi yang terbiasa membaca kitab-kitab fiqih, ayat ini tentu sudah dikenal baik. Ayat ini berbicara tentang wudhu, mandi janabah dan tayammum.

Namun kali ini kita tak akan berbicara tentang fiqih thaharah tersebut. Saya ingin mengajak ikhwah semua mengamati sepotong kalimat di ayat tersebut, yaitu:

مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ

Artinya: “Allah tidak menginginkan kesulitan bagi kalian.”

Potongan ayat ini, dan ayat-ayat yang semisal inilah, yang menjadi dasar bagi banyak ulama untuk menyimpulkan bahwa Islam adalah agama yang mudah dan luhur, tidak menginginkan kesulitan bagi pemeluknya. Hal ini misalnya disebutkan oleh Syaikh Wahbah Az-Zuhaili, dalam kitab tafsirnya, At-Tafsiir Al-Muniir.

Ini pula yang menjadi salah satu dasar bagi ulama ketika mencela perbuatan berlebih-lebihan, menyulit-nyulitkan diri dalam beragama. Seakan agama Islam itu agama yang sangat sulit, hingga orang-orang tak bisa beragama dengan baik kecuali dengan membebani diri melebihi kemampuannya. Islam adalah agama yang mudah, tidak membebani pemeluknya dengan kewajiban-kewajiban yang tak mampu mereka penuhi.

Dalam fiqih Islam pun, kita kenal istilah rukhshah, syariat keringanan bagi orang-orang tertentu yang tak mampu menjalankan kewajibannya. Misalnya, dibolehkannya orang yang safar tidak berpuasa di bulan Ramadhan, dibolehkannya tayammum saat tak menemukan air untuk berwudhu, dan seterusnya. Kembali lagi, ini menunjukkan Islam adalah agama yang mudah.

Wallahu a’lam wa ahkam.

Muhammad Abduh Negara

Pengelola Program Tafaqquh Fid Diin (TFD) Banjarmasin; Alumni S1 Syariah (Ta'lim 'An Bu'd) Universitas Islam Imam Muhammad bin Sa'ud, Saudi Arabia

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *