Kasih Sayang Allah Bagi Orang-orang Yang Beriman (Tadabbur Al-Qur’an)

Oleh: Muhammad Abduh Al-Banjary

TADABBUR AL-QUR’AN
(Surah Al-An’aam, Ayat 160)

Ikhwah fillah, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا وَمَنْ جَاءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزَى إِلَّا مِثْلَهَا وَهُمْ لَا يُظْلَمُون

Artinya: “Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya. Dan barangsiapa yang membawa perbuatan buruk, maka dia tidak diberi balasan melainkan semisal keburukannya tersebut, mereka sedikitpun tidak dizhalimi.” (QS. Al-An’aam [6]: 160)

Dalam kitab tafsir Ma’aalim At-Tanziil fii Tafsiir Al-Qur’aan, karya Al-Baghawi rahimahullah, disebutkan beberapa riwayat hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang terkait dengan ayat ini.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا أَحْسَنَ أَحَدُكُمْ إِسْلَامَهُ فَكُلُّ حَسَنَةٍ يَعْمَلُهَا تُكْتَبُ لَهُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ، وَكُلُّ سَيِّئَةٍ يَعْمَلُهَا تُكْتَبُ لَهُ بِمِثْلِهَا حَتَّى يَلْقَى اللَّهَ عَزَّ وَجَل

Artinya: “Apabila salah seorang dari kalian memperbagus Islamnya maka setiap kebaikan yang dia kerjakan akan dicatat sepuluh semisalnya hingga tujuh ratus kali lipat. Dan setiap kejelekan yang dia kerjakan niscaya dicatat dengan semisalnya hingga dia menemui Allah.” (Dikeluarkan oleh Al-Bukhari dan Muslim, dengan sedikit perbedaan redaksi)

Dalam sebuah hadits qudsi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, bahwa Allah tabaaraka wa ta’ala berfirman:

مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا وَأَزِيدُ، وَمَنْ جَاءَ بِالسَّيِّئَةِ فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ بِمِثْلِهَا أَوْ أَغْفِرُ، وَمَنْ تَقرَّبَ مِنِّي شِبْرًا تَقَرَّبْتُ مِنْهُ ذِرَاعًا وَمنْ تَقَرَّبَ مِنِّي ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ مِنْهُ بَاعًا، وَمَنْ أَتَانِي يَمْشِي أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً وَمَنْ لَقِيَنِي بِقُرَابِ الْأَرْضِ خَطِيئَةً لَا يُشْرِكُ بِي شَيْئًا لَقِيتُهُ بِمِثْلِهَا مَغْفِرَة

Artinya: “Barang siapa berbuat kebaikan, maka baginya sepuluh kebaikan yang semisalnya dan Aku akan tambahkan lagi. Barangsiapa yang berbuat keburukan, maka balasannya adalah keburukan yang serupa atau Aku mengampuninya. Barangsiapa mendekat kepada-Ku satu jengkal, maka Aku akan mendekat kepadanya satu hasta, jika ia mendekat kepada-Ku satu hasta, maka Aku akan mendekat kepadanya satu depa, jika ia mendatangi-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya dengan berlari. Barangsiapa yang bertemu dengan-Ku dengan membawa kesalahan sebesar isi bumi tanpa menyekutukan-Ku dengan yang lainnya, maka Aku akan menemuinya dengan ampunan sebesar itu pula.” (HR. Muslim)

Ikhwah fillah, inilah kasih sayang dan rahmat Allah bagi orang-orang yang beriman. Seorang mukmin yang berbuat satu kebaikan, akan dibalas dengan sepuluh kali lipat, atau tujuh ratus kali lipat, atau bahkan lebih banyak lagi, sebagaimana dijelaskan oleh para ulama. Sedangkan satu keburukan yang ia lakukan, hanya akan dibalas setimpal dengan keburukan tersebut saja, bahkan bisa jadi Allah beri ampunan atas keburukan tersebut.

Kasih sayang siapa lagi yang melebihi kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman? Karena itu, selayaknya kita menjadi hamba Allah yang pandai bersyukur.

HadaanaLlaahu wa iyyaakum ajma’iin.

Muhammad Abduh Negara

Pengelola Program Tafaqquh Fid Diin (TFD) Banjarmasin; Alumni S1 Syariah (Ta'lim 'An Bu'd) Universitas Islam Imam Muhammad bin Sa'ud, Saudi Arabia

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *